Pendaratan Pasukan Gabungan Multinasional Tandai Operasi Amfibi Di Pantai Banongan
On Thursday, September 05, 2024
-->
Seputar Informasi Aktual Dalam Satu Minggu
Dalam paparannya, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menerangkan bahwa ketahanan bangsa adalah konsep yang mencakup kemampuan suatu negara untuk bertahan dan berkembang. Ketahanan bangsa juga merupakan fondasi dari setiap kemajuan dan kejayaan suatu negara. Dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman, ketahanan ini menjadi kunci utama untuk menjaga persatuan, stabilitas dan kesejahteraan rakyat.
Di hadapan 160 orang Mahasiswa STFT Jakarta, Kasum TNI menjelaskan bahwa Gereja sebagai lembaga religius memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ketahanan bangsa. “Peran Gereja dalam ketahanan bangsa adalah sebagai pembangunan karakter dan moral, penguatan kesatuan dan persatuan, penyuluhan dan pendidikan serta kegiatan sosial maupun kemanusiaan,” ungkapnya.
Saat menutup kuliah umumnya, Kasum TNI menyampaikan sebuah pesan yang sarat makna, “Jangan lupa, libatkan Tuhan dalam segala hal”. Pesan ini menjadi penekanan penting dan bukan sekadar penutup, hal tersebut mengingatkan kita bahwa dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil, peran Tuhan harus selalu diutamakan agar setiap tindakan kita didasari dengan iman dan ketulusan
(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) M. Herindra menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, bertempat di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/09/2024).
Rapat kerja bersama DPR RI ini membahas terkait Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pertahanan RI dan TNI Tahun Anggaran 2025, hal ini bertujuan untuk memastikan rencana kerja yang telah disusun sesuai dengan tujuan organisasi dan juga alokasi anggaran sesuai dengan prioritas dan kebutuhan.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang ditemui oleh awak media menuturkan pembahasan rapat diantaranya anggaran perumahan, tunjangan kinerja hingga dana kontijensi prajurit TNI. “Terkait dana kontijensi, misalnya ada bencana alam, kita bisa memberikan uang makan prajurit dan untuk dana operasional kegiatan tersebut,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi pada rapat tersebut diantaranya Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono serta para Pejabat Utama TNI dan Kemhan RI lainnya.
Dalam keterangan yang disampaikan Dansatgas Medis bahwa saat ini utamanya tentang bagaimana pencegahan terhadap Monkey Pox, “pencegahan yang kita lakukan adalah yang pertama screening, mulai dari bandara, semua peserta baik VVIP maupun VIP wajib mengisi kartu sehat/health pass, sehingga setiap orang yang datang ke Bali sudah punya track record tentang kesehatan”, ucap Dansatgas Medis.
Lebih lanjut disampaikan bahwa mulai dari bandara, kita sudah menyiapkan screening termal seperti suhu. “Apabila seseorang terdiagnosis, suhu nya meningkat maka langsung kita cari penyebabnya apakah memang terindikasi ke arah Mpox. Apabila terindikasi ke arah Mpox maka akan segera dirujuk ke rumah sakit yang sudah ditunjuk”. Tegas Dansatgas Medis.
Rumah Sakit rujukan VVIP yaitu RSUP Ngoerah (RS rujukan Mpox), RS Bali Mandara (RS rujukan Mpox), RS Siloam Denpasar dan BIMC Nusa Dua. Penempatan thermal scanner (antisipasi Mpox) terdapat di Bandara Ngurah Rai dan BICC. Penempatan Mini ICU di Bandara Ngurah Rai, Hotel Intercontinental, Hotel Mulia dan BICC.
Pengamanan medis untuk di venue sudah disiapkan juga termal scanner. Termasuk di dalamnya adalah kesiapan kesehatan dalam bentuk ambulance, mini-ICU dan lain-lain yang dibutuhkan. Semua tim kesehatan sudah masuk ke dalam posisi yang sudah ditentukan baik di acara maupun di tempat menginap para peserta.